Majelis Ta'lim Rumah Qur'an Mas'ud Silalahi

Alhamdulillah, pada Rabu, 07 April 2021 di Rumah Qur'an Mas'ud Silalahi minggu pertama kembali menghidupkan Majelis Ta'lim untuk orang tua santri wan/wati, ibu perwiritan, bapak perwiritan, anak-anak remaja/pemuda masjid dan masyarakat sekitar. Malam ini, sekaligus malam penutup Majelis Ta'lim untuk satu bulan ke depan di Bulan Suci Ramadhan. Sebelum dimulainya Ta'lim sesuai kebiasaan kita membuat 'Punggahan' yang diharapkan dapat semakin menguatkan silaturrahim kita sekaligus saling bermaaf-maafan sebelum memasuki Puasa Ramadhan.
InshaAllah kegiatan Majelis Ta'lim ini rutin dilaksanakan setiap minggunya untuk mengisi ruang publik apakah itu di Media Sosial maupun di tengah-tengah masyarakat pada umumnya. Kegiatan Majelis Ta'lim Rumah Qur'an Mas'ud Silalahi yang keenam ini diisi oleh Mu'allim al-Ustadz Dr. H. Muhammad Husni Ritonga MA dengan tema : "Targhib Ramadhan dan Kebeningan Hati" berjalan lancar dan diikuti dengan penuh hikmat.
Untuk selepas Ramadhan, tema-tema yang sangat menarik juga akan mengisi ruang kosong bagi masyarakat kelurahan Gaharu, Medan Timur khususnya dan pada umumnya untuk seluruh masyarakat yang menyaksikan live treeming di Facebook, Instagram dan juga Youtube yang nantinya akan diisi oleh para Mu'allim dengan disiplin ilmu yang kompeten pada bidangnya masing-masing. Jika boleh mengutip hadis, Menurut Ibnu Abbas ra, Rasulullah saw pernah ditaya oleh salah seorang sahabatnya perihal siapa teman duduk yang paling baik. Rasulullah kemudian bersabda, "Orang yang apabila kamu lihat, dapat mengingatkanmu kepada Allah, menambahkan ilmumu dalam pembicaraannya, dan mengingatkanmu kepada akhirat dari amal-amalnya." Dari keterangan hadis di atas, jelas bahwa kita diperintahkan untuk selalu mencari ilmu dan mendatangi majelis-majelis ilmu. Meski saat ini kemajuan zaman sudah membuat sendi-sendi kehidupan serba praktis, tetapi menghadiri majelis ilmu dan duduk bersama guru atau ulama tetap lebih utama. Dalam kitab Al Mu’jam al-Kabir diceritakan bahwa Rasulullah saw pernah bersabda; "Apabila melewati taman surga, hendaklah kamu duduk di situ dan istirahatlah di situ." Para sahabat lantas bertanya, "Ya Rasulullah, apakah yang dimaksud taman surga itu?" Nabi Muhammad saw menjawab, "Ialah majelis-majelis ilmu. Barang siapa yang duduk bersama ulama, maka dia duduk bersamaku. Dan barang siapa yang duduk bersamaku, seakan-akan dia duduk bersama Allah." (HR. Thabrani) Lalu ada lagi hadis yang mengatakan, Rasulullah SAW bersabda, “Seluruh apa yang ada di langit dan di bumi akan memintakan ampunan kepada seorang ahli ilmu, begitu juga ikan yang ada di tengah lautan. Keutamaan seorang pemilik ilmu dibandingkan orang yang gemar beribadah seperti keutamaan diriku dibanding orang yang paling rendah dari kalian.” Kemudian Rasulullah melanjutkan, "Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya serta penduduk langit dan bumi semut dalam lubangnya, sampai ikan, mereka bersalawat (mendoakan) kebaikan bagi para pengajar manusia." (HR.At-Tirmidzi) Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah memudahkan untuknya jalan menuju surga.” (HR.Muslim). Maka tidak berlebihan saya kira jika Rumah Qur'an Mas'ud Silalahi ini juga mengisi aktifitas Ta'lim untuk masyarakat dapat belajar, menambah wawasan juga sekaligus menguatkan nilai-nilai ke-iman-an, ke-islam-an dan ke-bangsa-an. Ini juga menurut kami bahagian dari proses mencerdaskan kehidupan berbangsa, bernegara dan beragama. Sesuai apa yang disampaikan Allah s.w.t dalam Qs. Al-Maidah ayat : 11 يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا۟ فِى ٱلْمَجَٰلِسِ فَٱفْسَحُوا۟ يَفْسَحِ ٱللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُوا۟ فَٱنشُزُوا۟ يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ Artinya: “Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." Diteruskan Qs. Yusuf ayat : 108 قُلْ هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُوا إِلَى اللهِ عَلَى بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي وَسُبْحَانَ اللهِ وَ مَآ أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ “Katakanlah: “Inilah jalanku (agamaku). Aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata (ilmu dan keyakinan). Maha suci Allah, dan aku tiadak termasuk orang-orang yang musyrik." Lalu ada disebutkan dalam Qs. Al-An'am ayat : 90 قُل لآ أَسْئَلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْرًا إِنْ هُوَ إِلاَّ ذِكْرَى لِلْعَالَمِينَ “Katakanlah: “Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (Al Qur`an)”. Al-Qur`an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala umat.” Dan setelah itu juga disebutkan dalam Qs. Yasin ayat : 20-21 وَجَآءَ مِنْ أَقْصَا الْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَى قَالَ يَا قَوْمِ اتَّبِعُوا الْمُرْسَلِينَ اتَّبِعُوا مَن لاَّ يَسْئَلُكُمْ أَجْرًا وَهُم مُّهْتَدُونَ “Dan datanglah seorang laki-laki dari ujung kota dengan bersegera, ia berkata: “Hai kaumku ikutilah utusan-utusan itu, ikutilah orang yang tidak meminta upah (balasan) kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk”.
Semoga kiranya, awal yang baik ini diberkahi, diridhoi dan dirahmati oleh Allah s.w.t. Aamiin Mohon selalu doa dan suportnya dari seluruh bapak-bapak/ibu-ibu, saudara/saudari kami sekalian untuk para pengelola, para pengajar dan seluruh santri wan/wati serta seluruh jama'ah pengajian kami agar diberikan oleh Allah s.w.t nikmat istiqamah untuk menjalankan kehidupan ber-Islam. 🙏🏻

Posting Komentar

0 Komentar